Dulu sewaktu kecil kita sering diberitahu oleh bapak/ibu guru bahwa Indonesia, negara kita tercinta, adalah negara yang sangat kaya, gemah ripah loh jonawi, zamrud katulistiwa, hutan tropis, tanah subur membentang luas yang menurut Koesplus kayu ditanam saja bisa tumbuh. Bahkan ada penelitian seorang profesor dari Brazil, Indonesia merupakan Atlantis: the lost continent. Luar biasa bukan?? Tapi yang saya heran sampai dengan saat ini negara kita masih dalam deretan negara sedang berkembang terus… mungkin kalau diibaratkan manusia, negara kita mungkin dalam masa pertumbuhan ya.. 🙂 Tapi ya itu.. masa pertumbuhan tapi koq kapan gedenya???

Ada artikel menarik dalam perjalanan saya menjelajah dan bersilaturahim ke rekan-rekan blogger yang lain, yaitu milik Pak Budi Wiyono, tentang Indonesia dimata warga Singapura. Berikut adalah kutipannya:

PENILAIAN ORG SINGAPURA TERHADAP INDONESIA

by Andy Rachmat

Suatu pagi, kami menjemput seseorg klien di bandara. Org itu sdh tua, kisaran 60 thn. Si Bpk adl pengusaha asal Singapura, dgn logat bicara gaya melayu & english, beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kpd kami yg msh muda. Beliau berkata, “Ur country is so rich!

Ah biasa banget denger kata2 itu. Tapi tunggu dulu… “Indonesia doesn’t need the world, but the world needs Indonesia,” lanjutnya. “Everything can be found here in Indonesia, U don’t need the world.”

“Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di kalimantan, dunia pasti kiamat. Dunia yg butuh Indonesia! Singapura is nothing, we can’t be rich without Indonesia.. 500.000 org Indonesia berlibur ke Singapura tiap bulan.. Bisa terbayang uang yg masuk ke kami, apartemen2 terbaru kami yg beli org2 Indonesia, ga peduli harga selangit, laku keras. Lihatlah RS kami, org Indonesia semua yg berobat. Trus, kalian tau bgmna kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya, bener2 panik. Sangat terasa, we are nothing. Kalian tau kan kalo Agustus kmrn dunia krisis beras. Termasuk di Singapura dan Malaysia? Kalian di Indonesia dgn mudah dpt beras..

Liatlah negara kalian, air bersih di mana2, liatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari Malaysia. Saya ke Kalimantan pun dlm rangka bisnis, krn pasirnya mengandung permata. Terliat glitter kalo ada matahari bersinar. Penambang jual cuma Rp 3.000/kg ke pabrik china, si pabrik jual kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya liat ini sbg peluang..

Kalian sadar tidak kalo negara2 lain selalu takut meng-embargo Indonesia?! Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. Harusnya KALIANLAH YG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah pangan dari petani2 kita sendiri, belilah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri.. Tak perlu impor klo bisa produk sendiri. Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULES THE WORLD!!!

So, sebenarnya apa yang salah dengan Indonesia? Walaupun tidak bijak untuk mencari kesalahan siapakah ini. Apa mungkin lebih dari 64 tahun merdeka merupakan waktu yang belum cukup untuk berbenah? Saya pernah dengar cerita tentang orang Jepang, kalau seandainya masyarakat Indonesia mau bertukar negara dengan Jepang.. dan orang Jepang memberikan segala-galanya buat Indonesia alias mereka tidak membawa apa-apa pindah ke Indonesia, dan orang Indonesia diperbolehkan membawa semua kekayaan yang bisa dibawa (ke Jepang). “Maka saya bisa bangun Indonesia jauuhhh lebih hebat dari negara Jepang yang sekarang bahkan dari Amerika sekalipun”, kata orang Jepang.

Saya yakin kita bisa mewujudkan Indonesia sebagai negara besar, tidak peduli apakah kita atlantis atau bukan, tidak peduli apakah negara kita kaya atau tidak, yang lebih penting dari itu semua.. kita punya manusia-manusia yang hebat dan luar biasa yang bisa mewujudkan itu semua!

Wahai.. rakyat Indonesia! Bangkitlah dari tidurmu..Jangan biarkan negara kita membeku, layu, dan tidak berkembang.. Kemana semangat-semangat nasionalismemu.. Jangan membisu.. Ayo maju dan bersatu..!