Menurut data Kementrian Komunikasi dan Informatika jumlah pengguna Internet di Indonesia mencapai angka lebih dari 45 juta, angka tersebut di dapat dari pengakses internet dan telepon selular (detiknet), ada peningkatan yang cukup signifikan karena pada tahun 2009 menurut perhitungan Asosiasi Jasa Pengguna Internet Indonesia (APJII) hanya tercatat 25 juta pengguna (www.indonesia.go.id).

Menurut data internetworldstats.com, Indonesia menempati peringkat ke 4 untuk jumlah pengguna internet di wilayah Asia yang untuk tahun 2009 berjumlah 30 juta pengguna (lihat gambar). Saya hanya berpikir apa saja yang dilakukan oleh para pengguna tersebut?

Saya memang belum menemukan data yang valid tentang apa yang saja yang dilakukan oleh pengguna internet di Indonesia (mudah-mudahan akan ada yang meneliti hal ini 😉 ). Menurut informasi okezone.com, Indonesia merupakan pengguna Facebook terbesar di Asia yaitu sebanyak 12,2 juta akun. Wow.. sedikit ada gambaran bahwa ternyata bahwa situs jejaring social milik Mark Zuckerberg ini memang hal yang luar biasa untuk orang kita.

Ada fakta lain, yaitu saat video Ariel muncul. Traffic (pengunjung) yang berkepentingan dengan video tersebut menggila dan blog yang mengunggah video tersebut sudah bisa dipastikan kebanjiran pengunjung untuk mengunduhnya, dari yang cuma ingin tahu atau hanya ingin memastikan sampai dengan yang memang sengaja mau melihatnya. Artinya topik-topik yang mengandung pornografi masih menjadi favorit pengguna internet (data dari Menkominfo juga menyebutkan bahwa 97% siswa SMP/SMU mengakses situs porno), padahal para pengguna tersebut juga merupakan anak-anak kita yang masih dibawah umur. Media sangat berperan dalam menyuburkan “rasa keingintahuan” pengguna internet. Lantas apa yang harus kita lakukan ya..

Sebaiknya para orang tua memantau anak-anaknya berinternet, walaupun tidak semua anak mau untuk diawasi, namun kita bisa melakukan dengan cara yang bijak agar tidak terkesan mengawasi, misalnya seperti meletakkan computer di ruang keluarga. Untuk gerakan yang lebih besar baru-baru ini Kementrian Komunikasi dan Informatika RI mensosialisasikan tentang cara berinternet yang sehat dan aman yang penjelasannya dapat dilihat disini.

Saya pikir ini pekerjaan untuk kita semua yang ingin melihat generasi penerus kita (baca: anak-anak kita) menjadi lebih baik, dan lebih bermartabat.