Saat ini waktu di kampus UMY menunjukkan pukul 23.16 WIB. Masih tetap terjaga, tetap semangat memantau Muktamar Muhammadiyah ke-46.  Begitu pula antusiasme masyarakat Indonesia mengikuti muktamar memang sangat luar biasa, bukan hanya warga Yogyakarta, masyarakat Indonesia, bahkan peserta dari luar negeri.

Kota Yogyakarta yang memiliki luas wilayah tersempit dibandingkan daerah tingkat II lainnya, yaitu sekitar 32,5 km2 yang berarti 1,025% dari luas wilayah Propinsi DI. Yogyakarta (www.jogjakota.go.id), menerima tamu lebih dari 15.000 orang maka dapat dibayangkan akan terjadi kemacetan seperti yang telah diprediksi oleh Bapak Herry Zudianto, Walikota Yogyakarta sendiri, terutama pada saat pembukaan muktamar di Mandala Krida tanggal 3 Juli lalu.

Nah.. kemacetan seringkali menjadi pemicu munculnya emosi seseorang yang mengalaminya. Dari sisi kesehatan emosi yang akhirnya memunculkan sifat ketidaksabaran akan memberikan dampak negatif, karena karena sifat ini dapat mengaktifkan sistem kardiovaskuler secara terus menerus. Selanjutnya tekanan darah akan cepat naik, kecepatan pernapasan akan meninggi dan otot menjadi tegang. Begitu juga dengan rasa bosan. Beberapa penelitian menunjukkan, adanya keterkaitan antara rasa bosan dan sakit kepala yang diderita seseorang. Rasa bosan dapat melahirkan emosi negatif pada tubuh, sehingga dengan mudah meningkatkan stres dan memperlemah sistim kekebalan tubuh (http://bs-ba.facebook.com).

Ada beberapa tips dari Astra World Community yang dapat digunakan untuk mengelola emosi saat terjebak kemacetan, antara lain:

  1. Manfaatkan kapasitas mobil dengan berbaik hati mengajak orang lain berkendara bersama Anda. Misalnya, suami/istri, keluarga, atau teman kantor yang searah dengan perjalanan Anda. Mereka bisa Anda ajak memperbincangkan hal-hal yang menyenangkan.
  2. Dengarkan musik. Perlengkapan audio semacam ini bisa membantu mengalihkan perhatian Anda dari kondisi jalan yang sedang Anda hadapi. Karena itu, jangan lupa menyimpan lagu-lagu kesukaan Anda di mobil.
  3. Saat macet, jangan terlalu memusingkan antrian yang panjang atau pun semrawutnya jalan. Pandangan dan pikiran Anda akan jauh lebih segar bila Anda coba memperhatikan arsitektur gedung-gedung yang indah. Bisa juga mencoba menghibur diri tiap kali melihat grafiti-grafiti kreatif, lucu dan unik yang biasanya ada di pinggir jalan raya.
  4. Ngemil atau menikmati makanan kecil. Pilih dan siapkanlah makanan kecil yang baik bagi kesehatan. Saat rasa kecewa atau bosan datang, kenikmatan makanan kecil bisa turut menenangkan pikiran.
  5. Berpikir positif. Carilah bermacam alasan positif ketika menghadapi kemacetan. Berpikir positif mampu mengubur rasa kecewa atau bosan yang mungkin muncul ketika menemui lingkungan yang kurang menyenangkan.

Tips di atas biasanya digunakan untuk pengguna mobil, karena biasanya yang terjebak macet adalah kendaraan berbadan besar. Namun, pengguna motor juga bisa memakainya. Semoga bermanfaat 🙂 .