Mungkin sebelum Anda membaca tulisan ini, Anda bisa bingung apa maksud dari judul tersebut. Konotasi menghidupkan biasanya berhubungan dengan sesuatu atau sesorang yang sudah meninggal/mati/tidak dirasakan keberadaannya di alam ini. Kalau menghidupkan orang mati jelas tidak mungkin, dan tidak akan pernah saya bahas sesuatu yang tidak mungkin 🙂 Tapi menghidupkan file konten??

Begini sobat.. sejak dimulainya blog ini pada tanggal 10 April 2010 dengan konten perdana berjudul sugeng rawuh yang hanya berisi dua baris ucapan selamat datang, sampai dengan artikel yang sekarang ini saya buat, setelah saya cek di Google ternyata ada beberapa file yang saya lampirkan di beberapa posting menghilang! Saya pikir mungkin karena tidak konsisten dalam mem-posting artikelnya, seperti yang saya tulis tips-nya dalam cara cepat ter-indeks google. Oleh karena itu, saya coba untuk “menghidupkan kembali” dengan cara menuliskan ulang dalam posting kali ini. Berhasil atau tidaknya tergantung kemurahan hati si mbah Google, dengan menunggu paling tidak dua hari ke depan. Wish me luck yoo..

Beberapa file konten berikut yang saat ini sudah tidak terdeteksi lagi antara lain:

  1. Dalam artikel Refleksi dan Tindakan, yang berisi dua file power point: refleksi dan tindakan 1 dan refleksi dan tindakan 2.
  2. Artikel Bisnis Online, berisi dua slide power point yaitu: bisnis online 1 dan bisnis online 2.

Bahkan beberapa file dalam halaman Download, tidak terdeteksi sama sekali oleh si mbah, yaitu:

  1. UU No.11 tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
  2. UU No.14 tahun 2005, tentang Guru dan Dosen.
  3. UU No.20 tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Penjelasannya.
  4. Keputusan Dirjen Dikti No.11/DIKTI/Kep./2006, tentang Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah.
  5. UU No.44 tahun 2008, tentang Pornografi.
  6. UU No.23 tahun 2002, tentang Perlindungan Anak.

Saya berharap dua hari ke depan file-file di atas akan kembali hidup, terdeteksi oleh mbah Google 🙂 Kita tunggu ya.. dan mohon doa restunya 😀