Ini adalah cerita dari seorang teman SD saya yang sebenarnya sudah cukup lama kita tidak berjumpa, namun berkat kecanggihan teknologi internet saya bertemu dengan beliau kembali. Sebuah cerita yang indah tentang konsep berbagi bahwa jika kita kita menginginkan sesuatu hal, maka berbagilah kepada sesama sesuatu hal yang kita inginkan tersebut. Monggo kita simak bersama..

Suatu hari dalam sebuah kontes pertanian, ada seorang petani yang selalu memenangkan “lomba pemilihan hasil jagung terbaik” secara berturut-turut, sehingga membuat seorang wartawan tergelitik untuk mengetahui sebenarnya apa rahasia sukses dibalik setiap kemenangannya. “Apa rahasianya Pak? Kenapa buah jagung Bapak selalu menjadi juara?” tanya sang wartawan. Petani itu menjawab, “Tak ada rahasia, tak ada resep khusus, biasa–biasa saja. Setiap musim tanam saya selalu membagi-bagikan bibit jagung terbaik saya pada tetangga-tetangga di sekitar perkebunan saya”. “Mengapa anda membagi-bagikan bibit jagung terbaik itu pada tetangga-tetangga Anda? Bukankah mereka mengikuti kontes ini juga setiap tahunnya?” tanya sang wartawan. “Anda benar, tapi tak tahukah anda?,” jawab petani itu. “Bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari bunga-bunga yang masak dan menebarkannya dari satu ladang ke ladang yang lain. Bila tanaman jagung tetangga saya buruk, maka serbuk sari yang ditebarkan ke ladang saya juga buruk. Ini tentu menurunkan kualitas jagung saya. Bila saya ingin mendapatkan hasil jagung yang baik, saya harus memberikan kepada tetangga saya jagung yang baik juga, sehingga mereka pun mendapatkan jagung yang baik pula“.

Begitulah hidup. Jika kita inginkan uang, bagilah terlebih dahulu uang kepada sesama. Jika kita menginginkan kesuksesan, maka sudah berapa banyak kita membantu orang menuju kesuksesan, dan seterusnya.

Mereka yang ingin meraih keberhasilan harus menolong sesamaya menjadi berhasil pula. Mereka yang menginginkan hidup dengan baik harus menolong sesamanya hidup dengan baik pula.  Nilai dari hidup kita diukur dari kehidupan-kehidupan yang kita sentuh di sekitar kita, seberapa banyak kita dapat memberikan nilai tambah atau manfaat kepada orang-orang disekitar kita.

Jadi, mari saling berbagi ilmu dan pengalaman, agar kita mendapatkan keberkahan dan kearifan hidup 😉

Artikel menarik lainnya: